Adrenalin adalah sebuah hormon yang memicu reaksi terhadap tekanan dan
kecepatan gerak tubuh kita. Tidak hanya gerak, hormon ini pun memicu
reaksi terhadap efek lingkungan seperti suara derau tinggi atau cahaya
yang terang. Reaksi yang kita sering rasakan adalah frekuensi detak
jantung meningkat, keringat dingin dan keterkejutan.
Reaksi ini dalam batas tertentu menjadi sebuah pengalaman yang
menyenangkan, mungkin juga menjadi sebuah hobi hingga disebut adrenaline
junkie.
Dalam batas tertentu saya menyukai kegiatan yang merangsang adrenalin ini,
contoh yang sederhana adalah mendengarkan musik heavy metal atau
progressive rock, menikmati film jenis thriller atau horor, dan bermain
game first-person shooter. Contoh yang lebih populer lainnya sekaligus
rekreasi adalah permainan yang disuguhkan di Dunia Fantasi di kawasan
rekreasi Ancol seperti wahana Halilintar (roller coaster), Kora-kora,
komidi putar, Pontang-panting, Kicir-kicir dan sebagainya.
Sewaktu kecil dulu suka bermain ayunan, apalagi jika tali ayunannya dibuat
dari karet yang biasa dipakai untuk timba air di sumur, elastis dan kuat,
apalagi jika cukup tinggi untuk ukuran anak kecil.
Biasanya target bermain ayunan ini adalah duduk di kursi ayunan dan tanpa
menginjak atau melontarkan kaki ke tanah juga tanpa didorong-dorong oleh
teman badan kita mengayun hingga setinggi-tingginya ke depan dan ke
belakang. Tak cukup seperti itu, bermain ayunan pun kadang dilakukan
dengan berdiri, meniru pemain akrobat. Di sini kecepatan merangsang
adrenalin, termasuk mengabaikan kata orang yang khawatir melihat ayunan
nyaris berayun 180 derajat. Sama seperti halnya pada roller coaster,
kecepatan dan putaran merangsang kegirangan, sekaligus ketakutan.
Di saat ayunan berada di puncak ketinggian ada rangsangan lain datang,
yaitu pengalaman gravitasi nol dalam sekejap. Meskipun hanya sekejap efek
gravitasi nol ini bisa membuat semua orang yang berada dalam wahana
Kora-kora berteriak-teriak, sebagian berteriak kegirangan, sebagian lagi
berteriak ketakutan. Ketakutan pun bisa memicu adrenalin.
Tidak hanya kecepatan dan gravitasi nol; gerak tak beraturan pun memberi
pengalaman tersendiri seperti pada wahana Kicir-kicir. Kicir-kicir bisa
dikatakan bergerak atau berputar pelan, namun kursi yang kita duduki
dipengaruhi oleh gravitasi sehingga badan kita berputar tak tentu arah
pada ruang tiga dimensi, tidak seperti pada wahana Pontang-panting atau
Ontang-anting yang hanya bergerak dua dimensi.
Rekreasi di kolam renang pun tak kalah dalam memicu adrenalin seperti pada
water boom. Badan meluncur dalam saluran yang dialiri air hingga terjun ke
kolam. Untuk mempercepat biasanya saya tidak duduk, tapi telungkup bergaya
bak Superman. Lebih nyaman, lebih cepat dan lebih mulus terjun ke air. Di
Bandung rekreasi water boom yang cukup menarik adalah di kolam renang di
kawasan Lanud Sulaiman, Kopo.
Jantung anda tidak kuat? Anda bisa pusing, bahkan teler.
Lambung anda tidak kuat? Anda bisa muntah.
ternyata saya sedang begerak....
kapan tour ke dunia fantasi nih rame-rame... ..hihihihihi
kan ke anyer udah pernah, ke puncak apa lagi, cari yang jablai... sering
banget.....
Kamis, 10 Februari 2011
Jumat, 28 Januari 2011
mengembangkan imajinasi anak dengan cerita petualangan
Imajinasi seorang anak kerap menggambarkan tingkat kecerdasannya. Semakin tinggi imajinasinya, maka semakin tinggi pula tingkat kecerdasan anak tersebut.
Lalu bagaimana cara mengembangkan imajinasi sekaligus kecerdasan seorang anak? Salah satunya adalah dengan menyuguhkan cerita petualangan padanya.
Cerita petualangan adalah salah satu jenis cerita yang umumnya memiliki alur yang mengundang rasa penasaran,setting cerita yang beragam, dan tokoh-tokoh cerita yang memiliki karakter atau ciri khas yang unik.
Berikut ini adalah beberapa contoh kisah petualangan yang bisa Anda ceritakan pada anak-anak Anda untuk merangsang daya imajinasinya.
Cerita Petualangan Nusantara
Indonesia memiliki banyak kisah legenda yang penuh petualangan. Cerita semacam ini sangat baik untuk disuguhkan pada anak-anak, karena selain merangsang imajinasi, tapi juga membuat anak lebih mencintai kebudayaan Indonesia.
Apalagi cerita legenda penuh dengan hal-hal yang kadang tidak logis, ini mampu membuat anak semakin berimajinasi dan membayangkan tentang kejadian yang sebenarnya. Semakin banyak ia berimajinasi, otaknya akan semakin terlatih untuk berpikir dan kemudian menjadi cerdas.
Contoh cerita petualangan nusantara yang mampu memberi hikmah tersendiri dan bisa ditiru oleh anak-anak:
Kisah Cindelaras, seorang anak cerdas pemiliki ayam jantan dan merupakan putra mahkota.
Legenda Si Pitung, seorang pria dari Batavia (sekarang Jakarta) yang dengan gagah berani melawan penjajah Belanda.
Cerita Petualangan Fabel
Fabel adalah cerita dimana semua tokohnya adalah para binatang yang seolah-olah hidup seperti manusia. Cerita fabel yang penuh petualangan jelas bisa meningkatkan imajinasi seorang anak. Ia akan membayangkan seekor binatang berbicara, mempelajari karakteristiknya, dan ia pun bisa meniru sifat baik yang ditunjukkan oleh hewan-hewan tersebut dalam cerita.
Contoh cerita petualangan dalam bentuk fabel:
Cerita si kelinci dan kura-kura, mengisahkan tentang kelinci yang sombong karena bisa berjalan lebih cepat dari kura-kura. Namun akhirnya kalah dari kura-kura dalam sebuah perlombaan lari.
Kisah si kancil dan buaya, menceritakan tentang kecerdikan seekor kancil yang ingin menyeberang sungai, ia menipu beberapa buaya agar buaya-buaya tersebut mau berjajar rapi di permukaan sungai dan menjadi “jembatan”.
Cerita Petualangan Kartun
Cerita petualangan tak hanya disuguhkan lewat kata atau kalimat, tapi juga dalam bentuk visual, yaitu kartun. Banyak sekali film-fim kartun yang mengisahkan petualangan, baik tokoh manusia maupun hewan.
Contoh cerita petualangan dalam bentuk film kartun:
Doraemon, kartun ini kadang menyuguhkan episode petualangan yang bagus untuk anak-anak. Misalnya, petualangan di luar angkasa, atau petualangan menuju zaman purba.
Finding Nemo, film kartun petualangan yang sangat populer dengan tokoh anak ikan yang hilang, sedangkan Sang Ayah berpetualang mencari anaknya.
Aladin, bersetting di timur tengah dan banyak bercerita tentang hal-hal yang ajaib. Mulai dari jin sampai barang-barang ajaib seperti permadani terbang.
Itulah beberapa contoh cerita petualangan yang sangat bagus bila diberikan pada anak-anak Anda. Semua kisah petualangan tersebut tak hanya mampu merangsang daya imajinasi anak, tapi juga mengandung hikmah yang bisa membangun seorang anak menjadi pribadi yang lebih baik.
Lalu bagaimana cara mengembangkan imajinasi sekaligus kecerdasan seorang anak? Salah satunya adalah dengan menyuguhkan cerita petualangan padanya.
Cerita petualangan adalah salah satu jenis cerita yang umumnya memiliki alur yang mengundang rasa penasaran,setting cerita yang beragam, dan tokoh-tokoh cerita yang memiliki karakter atau ciri khas yang unik.
Berikut ini adalah beberapa contoh kisah petualangan yang bisa Anda ceritakan pada anak-anak Anda untuk merangsang daya imajinasinya.
Cerita Petualangan Nusantara
Indonesia memiliki banyak kisah legenda yang penuh petualangan. Cerita semacam ini sangat baik untuk disuguhkan pada anak-anak, karena selain merangsang imajinasi, tapi juga membuat anak lebih mencintai kebudayaan Indonesia.
Apalagi cerita legenda penuh dengan hal-hal yang kadang tidak logis, ini mampu membuat anak semakin berimajinasi dan membayangkan tentang kejadian yang sebenarnya. Semakin banyak ia berimajinasi, otaknya akan semakin terlatih untuk berpikir dan kemudian menjadi cerdas.
Contoh cerita petualangan nusantara yang mampu memberi hikmah tersendiri dan bisa ditiru oleh anak-anak:
Kisah Cindelaras, seorang anak cerdas pemiliki ayam jantan dan merupakan putra mahkota.
Legenda Si Pitung, seorang pria dari Batavia (sekarang Jakarta) yang dengan gagah berani melawan penjajah Belanda.
Cerita Petualangan Fabel
Fabel adalah cerita dimana semua tokohnya adalah para binatang yang seolah-olah hidup seperti manusia. Cerita fabel yang penuh petualangan jelas bisa meningkatkan imajinasi seorang anak. Ia akan membayangkan seekor binatang berbicara, mempelajari karakteristiknya, dan ia pun bisa meniru sifat baik yang ditunjukkan oleh hewan-hewan tersebut dalam cerita.
Contoh cerita petualangan dalam bentuk fabel:
Cerita si kelinci dan kura-kura, mengisahkan tentang kelinci yang sombong karena bisa berjalan lebih cepat dari kura-kura. Namun akhirnya kalah dari kura-kura dalam sebuah perlombaan lari.
Kisah si kancil dan buaya, menceritakan tentang kecerdikan seekor kancil yang ingin menyeberang sungai, ia menipu beberapa buaya agar buaya-buaya tersebut mau berjajar rapi di permukaan sungai dan menjadi “jembatan”.
Cerita Petualangan Kartun
Cerita petualangan tak hanya disuguhkan lewat kata atau kalimat, tapi juga dalam bentuk visual, yaitu kartun. Banyak sekali film-fim kartun yang mengisahkan petualangan, baik tokoh manusia maupun hewan.
Contoh cerita petualangan dalam bentuk film kartun:
Doraemon, kartun ini kadang menyuguhkan episode petualangan yang bagus untuk anak-anak. Misalnya, petualangan di luar angkasa, atau petualangan menuju zaman purba.
Finding Nemo, film kartun petualangan yang sangat populer dengan tokoh anak ikan yang hilang, sedangkan Sang Ayah berpetualang mencari anaknya.
Aladin, bersetting di timur tengah dan banyak bercerita tentang hal-hal yang ajaib. Mulai dari jin sampai barang-barang ajaib seperti permadani terbang.
Itulah beberapa contoh cerita petualangan yang sangat bagus bila diberikan pada anak-anak Anda. Semua kisah petualangan tersebut tak hanya mampu merangsang daya imajinasi anak, tapi juga mengandung hikmah yang bisa membangun seorang anak menjadi pribadi yang lebih baik.
berpetualang
Berpetualang. Adrenalin beberapa orang selalu terbit tiap mendengar dan mengucapkan kata itu. Namun, hati-hatilah pada petualangan. Petualangan adalah candu. Sekali kau mulai, bahkan dirimu sendiri tak bisa menghentikan hasrat berpetualangmu. Jika kamu membenci kegelisahan dan menyukai hidup yang tenang, jangan pernah memulai petualanganmu, karena petualangan adalah sarang kegelisahan yang sengaja kau cari.
Petualangan bukanlah sekadar pergi dari satu tempat ke tempat lain, mengunjungi tempat-tempat jauh dan menyaksikan hal-hal baru. Petualangan bukan sekadar mengajak derap langkahmu menuju tempat-tempat asing yang kau idamkan. Petualangan adalah pergi tanpa titik tujuan, membiarkan dirimu tersesat, mencari, dan memilih; dan kamu tak tahu kapan harus pulang.
Jangan berpetualang. Cukupkan dirimu pada pelesir ke tempat-tempat indah yang belum pernah kau kunjungi, dan tetapkan sebelum pergi kapan kamu harus pulang….
http://bubinlantang.files.wordpress.com/2008/03/cover-klm1.jpg?w=200&h=283
Kisah Langit Merah
Keberanian untuk Terus Melangkah
Oleh: Bubin Lantang
Penerbit: Gagas Media
Petualangan bukan sekadar mengajak derap langkahmu menuju tempat-tempat asing yang kau idamkan.
Petualangan adalah pergi tanpa titik tujuan, membiarkan dirimu tersesat, mencari, dan memilih; dan kamu tak tahu kapan harus pulang.
Jangan bertualang. Cukupkan dirimu pada pelesir ke tempat-tempat indah yang belum pernah kau kunjungi, dan tetapkan sebelum pergi kapan kamu harus pulang…
Petualangan bukanlah sekadar pergi dari satu tempat ke tempat lain, mengunjungi tempat-tempat jauh dan menyaksikan hal-hal baru. Petualangan bukan sekadar mengajak derap langkahmu menuju tempat-tempat asing yang kau idamkan. Petualangan adalah pergi tanpa titik tujuan, membiarkan dirimu tersesat, mencari, dan memilih; dan kamu tak tahu kapan harus pulang.
Jangan berpetualang. Cukupkan dirimu pada pelesir ke tempat-tempat indah yang belum pernah kau kunjungi, dan tetapkan sebelum pergi kapan kamu harus pulang….
http://bubinlantang.files.wordpress.com/2008/03/cover-klm1.jpg?w=200&h=283
Kisah Langit Merah
Keberanian untuk Terus Melangkah
Oleh: Bubin Lantang
Penerbit: Gagas Media
Petualangan bukan sekadar mengajak derap langkahmu menuju tempat-tempat asing yang kau idamkan.
Petualangan adalah pergi tanpa titik tujuan, membiarkan dirimu tersesat, mencari, dan memilih; dan kamu tak tahu kapan harus pulang.
Jangan bertualang. Cukupkan dirimu pada pelesir ke tempat-tempat indah yang belum pernah kau kunjungi, dan tetapkan sebelum pergi kapan kamu harus pulang…
Langganan:
Postingan (Atom)